MINGGU – TIDAK ADA KEBANGKITAN TANPA KEMATIAN

24 April 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Efesus 5:14, 2 Korintus 5:15

PENGANTAR

Tidak ada orang bangkit yang tidak mati sebelumnya. Yesus sendiri bangkit karena Dia pernah mati. Istilah “kebangkitan” dan “dibangkitkan”, tidaklah relevan untuk orang yang tidak pernah mati dan yang tidak mati

MENEMUKAN (M1)

Jadi kalau dalam kehidupan kita tidak ada kuasa kematian yang bekerja, maka tidak relevan membicarakan tentang kita dibangkitkan; memang kita tidak akan mengalami kebangkitan, berhubung tidak pernah ada kematian. Orang yang terus mempertahankan nyawanya (dirinya sendiri) selama berada dalam dunia, dia tidak akan dibangkitkan. Karena memang tidak ada kematian di dalam kehidupannya. Orang yang seperti itu berusaha untuk hidup terus di dalam dirinya sendiri (bukan kehidupan Kristus), melainkan kehidupan dirinya sendiri yaitu manusia lamanya yang tidak mau mati itu.

Makanya tidak ada kebangkitan untuk dia. Dan hanya bagi kita yang mati, baginya ada kebangkitan. Justru karena kita percaya kebangkitan, maka hal itu dinyatakan dalam kehidupan yang menyalibkan diri bersama dengan Kristus. Gereja yang percaya kebangkitan, adalah Gereja (jemaat) yang menyalibkan dirinya bersama dengan Kristus, supaya mereka boleh hidup untuk Kristus.

MERENUNGKAN (M2)

Hari ini, siapapun kita kita membutuhkan kuasa kebangkitan!!, mengapa, karena kita sadar bahwa manusia semuamya telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, kita telah mati karena dosa dan pelanggaran kita. Dosa dan pelanggaran membuat kita jadi terhilang.

Pilihan kita menjadi dua, mau tinggal tetap dalam dosa atau kematian kita, atau kita mengalami kuasa kebangkitan??

Tinggal dalam “kematian” sama seperti pohon yang tidak berbuah yang kemudian dipotong dan dibakar. (lihat Yohanes 15:6) Dan apa saja yang diperbuatnya juga akan tidak menghasikan apa-apa (nol besar), mereka frustrasi karena ingin melakukan yang baik tetapi justru yang jahat yang mereka lakukan.

MELAKUKAN (M3)

Jadi, Jika hari ini rasanya kita sering mengalami kegagalan dan tidak bertumbuh atau berbuah, kita sama seperti pohon yang tidak menghasilkan apa-apa, bahkan kita mengalami frustrasi dengan hidup kita. Itu adalah tanda-tanda bahwa kita sangat membutuhkan kuasa kebangkitan dan hidup. Firman Tuhan katakan, “Bangunlah hai kamu yamg tidur dan bangkitlah dari antara orang mati…”

Memang Allah bisa saja memakai kuasa kebenaran kebenaran (Truth encounter – perjumpaan kebenaran), untuk memulihkan hidup kita, tetapi tidak sedikit juga Allah menggunakan “masalah/tantangan” (problem’s encounter – perjumpaan masalah) untuk juga memulihkan kita, ada Amin Saudara?
So jika hari-hari rasanya kita mengalami tidak ada jalan keluar dari setiap masalah kita, inilah waktunya untuk kita mengalami kuasa kebangkitan, karena tidak ada kebangkitan tanpa kematian terlebih dulu.

MEMBAGIKAN (M4)

Katakan kepada sahabatmu, dan orang di sekitarmu bahwa setiap kita pasti mengalami kematian (baik mati secara jasmani maupun rohani) maka tidak ada cara lain, kita membutuhkan kuasa kebangkitan.
Katakan pada mereka mari kita bangun dari tidur, bangkitlah dan Kristus bercahaya atasmu!!!
Happy Sunday, GBU.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47