MINGGU – MENGUDUSKAN KRISTUS DALAM HATI ADALAH TINDAKAN AKTIF DAN PRAKTIS

01 April 2022

Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Petrus 3:8-12

A. PENGANTAR

Seperti yang sudah kita pelajari bahwa menguduskan Kristus dalam hati bukan hanya bersifat “supranatural” atau adikodrati tapi juga bersifat aktif dan praktis. Dalam arti hanya dengan berdoa, memuji Tuhan, atau pun membaca Firman maka tidak bisa dikatakan kita telah menguduskan Kristus dalam hati. Karena dari kitab Petrus yang telah kita baca, Petrus menasihati kita untuk menguduskan Kristus dalam hati dengan dia juga memberikan nasihat-nasihat yang praktis untuk diikuti dan dilakukan. Dari mulai bagaimana seharusnya sikap kita terhadap pemerintah/pemimpin, bagaimana sikap seorang wanita/istri, bagaimana sikap seorang laki-laki/suami, dan juga bagaimana sikap kita sebagai jemaat Tuhan/keluarga Allah.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Mari baca 1 Petrus 3:8-12

Beberapa nasihat yang bisa kita ambil :

  • Sebagai jemaat Tuhan kita harus hidup sebagai satu keluarga besar (keluarga Allah) yang rukun (seia sekata, seperasaan)
  • Saling memperhatikan dan saling mengasihi dengan kelembutan dan kerendahan hati
  • Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tidak membalas orang menghina dengan balik menghina. Tetapi justru kita harus berdoa dan memberkati orang yang menyakiti kita.
  • Menjaga lidah supaya tidak berkata yang jahat tentang orang lain
  • Berhenti melakukan hal-hal yang jahat dan berusaha melakukan hal yang baik.
  • Hidup damai dengan orang lain

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Jadi bagaimana kita mengukur apakah kita sudah menguduskan Kristus dalam hati kita? dengan kita menilai apakah setiap tindakan kita sudah mempraktekkan apa yang Petrus nasihatkan. Jika hanya berbicara saja mudah. Tapi untuk melakukannya itu sesuatu yang tidak mudah, membutuhkan pengorbanan dan komitmen. Dan terkadang ketika kita melakukannya (apa yang Petrus nasihatkan) yang adalah sesuatu yang benar, tidak jarang akan ada penolakan atau bahkan mungkin ancaman. Tetapi Petrus menasihatkan kita agar dalam semuanya itu kita meneladani Yesus yang tetap setia menanggung segala penderitaan yang Dia alami.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Mari kita lihat kembali apa yang sudah kita pelajari selama 1 minggu ini, dan kita belajar untuk mempraktekkannya. Memang daging pasti akan menolak, karena itulah sifat daging. Daging tidak bisa melakukan apa yang dari Roh yaitu segala sesuatu yang bernilai rohani. Tetapi kita harus belajar mematikan segala keinginan daging itu hari demi hari, jam demi jam, menit demi menit bahkan detik demi detik. Dengan demikian barulah kita bisa dikatakan telah menguduskan Kristus dalam hati kita. Menghormati Dia dan memberikan Dia kedudukan dalam hidup kita sebagaimana seharusnya.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saling berbagi ceritalah dan saling menguatkan dengan rekan komsel/saudara seiman tentang topik renungan hari ini.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47