SENIN – PEMULIHAN KASIH

02 Mei 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
I Yoh 4:13-19

A. PENGANTAR

Ketika seseorang lahir baru, dilahirkan kembali, maka dia melepas ikatan dosa dan mengundang Yesus untuk masuk dan bertahta di dalam hatinya. Roh Kudus masuk ke hati kita secara utuh dengan segenap kasih dan kuasa-Nya. Maka kita seperti dilahirkan kembali seperti desain Tuhan semula, yakni penuh dengan kasih Allah. Kasih kita yang tadinya pura-pura dipulihkan menjadi kasih sejati. Setiap orang yang sudah lahir baru pasti memiliki kemampuan untuk mengasihi secara utuh.

Seperti manusia pertama sebelum jatuh dalam dosa, demikianlah kita dipulihkan dan dipenuhi dengan kasih. Akan tetapi di hadapan kita tetap ada pilihan: mengamalkan kasih Allah itu sepenuhnya atau menggunakan kasih itu dengan syarat atau malahan menjauhkan kasih Allah itu dari hidup kita. Jika kita memilih yang terakhir, maka kejahatan dan dosa akan kembali berkuasa atas kita. Kalau kita memilih mengasihi dengan syarat, maka kita tidak akan mengalami kuasa kasih tersebut dan hidup di dalam kegaduhan. Pilihlah yang pertama: mengasihi sepenuhnya dengan kasih Allah.

Jika saat ini saudara merasa sulit mengasihi, masih dikuasai kebencian, kepahitan dan kekecewaan, ingatlah bahwa jika saudara sudah sungguh-sungguh lahir baru saudara memiliki kemampuan untuk mengasihi tanpa syarat. Gunakan itu!

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : I Yoh 4:13-19

  1. Siapakah yang disebut yang tetap berada dalam Allah? (ayat 16b)
  2. Seperti apakah ciri kasih Allah itu? (ayat 19)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus di dalam Yohanes 21:15-19, tentang “Apakah engkau mengasihi Aku?” adalah pertanyaan yang bersifat pengujian tentang kualitas kaish Petrus kepada Allah. Pertanyaan tersebut untuk mengarahkan akan apa arti dan tujuan kasih Allah yang diberikan kepada manusia. Bertanyalah kepada batin Anda, apakah arti kasih Allah di dalam pembacaan Alkitab hari ini? Sejauh mana pengaruh kasih Allah dalam hidup Anda , khususnya dalam pelayanan Anda kepada orang lain?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Jika Anda meyakini dengan sunguh-sungguh tentang prinsip “ Allaha dalaha kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.” (I Yoh 4:16).

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pemahaman yang benar tentang Kasih Allah dalam Pelayanan Anda kepada orang lain!

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47