SABTU – Ketekunan Adalah Fokus Pada Tuhan, Bukan Kemenangannya

04 Juli 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Filipi 3:12-16

A. PENGANTAR

Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat di Filipi yang bertemakan tentang Fokus pada Kristus.

Yang kukendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya, (Fil 3:10)

Fokus kepada Kristus digambarkan sebagai pengalihan pandangan kita dari masa lalu dan melupakannya kepada masa depan dengan totalitas hidup. Ekspresi totalitas hidup adalah mengarahkan pandangan kepada janji Tuhan dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (Fil 3:14). Fokus nya bukan pada hasil tetapi pada tujuan hidup. Pejuang iman adalah seorang yang tidak pernah memiliki motivasi untuk mendapatkan hadiah, tetapi tujuan kekal yakni mendapatkan panggilan surgawi.

Jadi jikalau kita sedang menghadapi permasalahan yang pelik dan rintangan yang banyak, maka yang harus menjadi fokus perhatian kita adalah Kristus telah menyediakan panggilanNya untuk kita. Ketika kita fokus pada panggilan, maka secara otomatis kemenangan sudah kita peroleh secara langsung. Yusuf anak Yakub, Musa, Yosua, Nehemia, Paulus dan Petrus adalah orang-orang hebat dan berhasil dalam hidupnya. Kuncinya adalah mereka hidup di dalam firman dan janji Tuhan.
Fokus mereka adalah firman Tuhan, bukan upah dari hidup dalam firman. Mereka taat tanpa berpikir upah demi Tuhan dipermuliakan dan dikenal oleh banyak orang di bumi.

Jikalau kita kaitkan dengan persekutuan anak-anak Tuhan dalam menantikan apa yang Tuhan janjikan tentang Baptisan Roh Kudus (Kis 1:4-5,8), dapatlah ditemukan bahwa kunci untuk dapat menjadi tekun atau komitmen dengan kuat menantikan janji Tuhan adalah fokus pada firmanNya atau PribadiNya (Yoh 1:1-5). Ketika gereja fokus pada janji-janti Tuhan, maka selain itu menimbulkan iman dan pengharapan, juga melatih keterampilan kita dalam berdoa dan mendengarkan suara Tuhan. Ketekunan adalah karakter ilahi di dalam gerejaNya yakni daya tahan rohani untuk bertahan, mengatasi semua hambatan dan siap menerima berkat penggenapan janjiNya (lihat Kis 2). Tetapkan pikiran kita untuk tekun berjuang untuk melihat realisasi semua janji Tuhan untuk hidup Anda. Tuhan hanya sejauh doa Anda yang penuh iman.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Filipi 3:12-16

  1. Apakah fokus Paulus yang disebutkan dalam pernyataannya? (ayat 13-14)
  2. “Karena itu marilah kita, yang sempurna, …… demikian (ayat 15).

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Bagaimana tanggapan Anda tentang mengarahkan diri kepada apa yang ada di hadapan Anda yakni panggilan surgawi ? (merujuk Flp 3:13-14). Paulus menyarankan agar jemaat di Filipi berpikir seperti yang dikatakan Paulus (dalam Flp 3:13-14). Dan proses pertumbuhan cara berpikir Paulus adalah dapat dialami oleh jemaat di Filipi, di dalam kelanjutan kehidupan mereka sebagai pengikut Kristus. Bagaimana keyakinan Anda tentang dampak fokus pada panggilan Allah di dalam latihan membangun ketekunan di dalam diri Anda?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Sebelum melangkah , tetapkanlah fokus kegiatan Anda hari ini. Langkah kecil yang tepat dan bernilai bagi Tuhan, akan menolong Anda untuk terlatih dalam karakter ketekunan menantikan janji Allah yang Anda Imani hari ini. Jangan menyerah. Sebentar lagi janji Tuhan terjadi untuk Anda.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikanlah hasil ketekunan Anda karena kemampuan fokus Anda pada firmanNya dan panggilanNya, sebagai kesaksian kepada saudara/i seiman.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47