SABTU – Teladan Untuk Mempengaruhi

18 Juni 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Efesus 1:22-23; 1 Yohanes 3:18

A. PENGANTAR

Di kota Madras, India dilaporkan tentang tiga orang Australia yang berdiri di dalam saluran air. Terdapat banyak saluran air di Madras dan saluran-saluran air itu tergolong sebagai saluran air yang paling jorok di dunia dan jelas bukan tempat yang terbaik untuk didatangi. Namun di sanalah ketiga anak muda dari Australia itu berada. Mereka harus menanggung resiko terinfeksi berbagai penyakit karena mereka seharian meredam di dalam saluran yang kotor.

Anda tentu bertanya-tanya, “Apa yang dikerjakan oleh ketiga orang ini di sana?” Orang banyak segera berkerumun menonton perbuatan orang-orang asing di lokasi yang paling kumuh dari kota Madras itu. Segera saja berita ini sampai ke media massa, dan para wartawan berdatangan untuk mencari tahu apa yang sedang dikerjakan oleh ketiga anak muda yang berusia 20an tahun ini. Justru hal itulah yang diharapkan oleh mereka. Mereka ingin menarik perhatian semua pihak – baik dari penduduk sekitar maupun dari pihak media massa – terhadap persoalan kemiskinan di distrik kumuh tersebut. Mereka mempertaruhkan kesehatan mereka dan menghadapi resiko disebut ‘gila’. Mereka adalah anak muda yang telah meninggalkan kehidupan mereka yang nyaman di Australia untuk datang dan tinggal, bukan sekadar di daerah miskin di India, melainkan di distrik yang paling miskin dari negeri itu, yakni di daerah kumuh di Madras. Tujuan mereka melakukan semu itu adalah untuk menarik perhatian – terutama dari pihak pemerintah – untuk mengambil tindakan yang nyata membantu orang-orang miskin ini. Mereka mau pemerintah membersihkan saluran air supaya bahaya penyakit menular di kalangan masyarakat miskin bisa ditekan. (Sumber : Khotbah Pdt. Eric Chang).

Mungkin kita bisa coba melakukan aksi-aksi kristiani di kota kita karena kita perlu memberitakan Injil ke seluruh dunia. Mungkin kita bisa mengorganisir suatu tim yang akan berdiri di tengah “saluran-saluran air” atau tindakan-tindakan kerajaan Sorga di bumi. Tindakan kesaksian seperti itu adalah satu kekuatan Roh Kudus yang tidak dapat dihentikan, karena aksi itu adalah kehendak Bapa Surgawai melalui anakNya Yesus Kristus, yakni melayani masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan hidup. Perbuatan nyata yang dapat dipahami oleh masyarakat luas sebagai perbuatan baik, adalah bahasa kasih Allah yang akan menarik perhatian mereka untuk mengalami arti lebih dalam dari Injil kerajaan yang menjadi kesaksian bagi semua bangsa (Mat 24:14).

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Efesus 1:22-23; 1 Yohanes 3:18)

  1. Siapakah yang diberikan Allah kepada jemaat? (ayat 22)
  2. Pesan dalam 1 Yohanes 3:18 adalah mengasihi dengan …… dan dalam kebenaran.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Yakinkah Anda, bahwa Roh Allah di dalam Anda dapat memampukan Anda untuk melakukan aksi-aksi memberkati masyarakat di sekitar Anda? Bagaimana Anda memahami 1 Yohaes 3:18 di dalam kehidupan Anda sehari-hari?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Rencanakanlah satu tindakan kecil yang dapat Anda kerjakan sebagai perbuatan baik kepada tetangga di dekat rumah Anda. Buatlah kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap minggu.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Membantu orang lain dengan memberi apa yang ada pada Anda adalah kasih nyata sebagai perbuatan baik. Teruslah setia mengerjakannya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47