JUMAT – Gereja Adalah Pintu Gerbang Sorga

17 Juni 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Kejadian 28:16-17; Yesaya 2:2-3

A. PENGANTAR

Pada waktu Yakub yang kemudian akan berganti nama menjadi Israel, mengalami satu perjumpaan rohani dengan Allah di dalam tidurnya, Yakub menyadari tempat dimana dia tidur dan bermimpi adalah tempat kehadiran Allah, sehingga dia menyakini bahwa “tempat adalah rumah Allah, pintu gerbang sorga.” Stelah pertemuan rohani itum Yakub diganti namanya menjadi Israel, dengan maksud akan memberikan harapan baru kepada penduduk di bumi yakni pengharapan akan kehidupan sorga di bumi yang diprakarsai oleh Allah sendiri melaluii pengutusan Yesus kristus dating ke dunia untuk penebusan manusia dari dosa (Yoh 3:16).

Pada zaman kehidupan Yesaya, jauh sebelum Yesus Kristus hadir ke dunia, ada satu keyakinan yang tertulis dalam kitab Yesaya 2:3, yang merujuk pada Rumah Tuhan yang diartikan sebagai gereja Tuhan di masa perjanjian baru. Masa ini yang sedang kita alami sebagai babak akhir zaman di dalam ukuran waktu Ilahi di dalam Alkitab.

Gambaran gereja di akhir zaman adalah menjadi lembaga terbaik di dunia yang memberikan pelayanan edukasi yakni peletakkan dasar-dasar kehidupan dengan pengajaran dan Firman Tuhan, melatih setiap orang untuk memiliki gaya hidup Kerajaan Allah di bumi serta mengutus umat Tuhan untuk menjadi pengubah-pengubah dunia di semua bidang kehidupan. Semua Gereja Tuhan, mulai dari rumah tangga sampai ke tengah-tengah masyarakat memiliki potensi ledak yang sangat dahsyat, karena ada Kristus yang telah menaruhkan potensi IlahiNya sebagai komunitas yang sarat dengan firman Tuhan dan hukum-hukumNya yang terbaik dan tertinggu dari semua jenis Hukum yang ada di semua lembaga yang dibuat manusia.

Di dalam Sion, yakni gerejaNya terkandung jalan-jalan Tuhan, tetapi di dunia tidak ada jalan-jalan Tuhan. Itu sebabNya Pemulihan Sion adalah peristiwa yang membuka pintu kepada dunia untuk semua manusia mendapatkan pengajaran dan Firman Tuhan yang membebaskan semua manusia dari segala pola pikir dan norma-norma kehidupan yang menyesatkan. Janji-janji inilah yang seharusnya menjadi landasan dan dorongan bagi gereja Tuhan untuk memiliki keyakinan dan keberanian senantiasa untuk menjadi saksi Kristus yang dapat dikenal dan dibaca oleh semua orang (2 Kor 3:2).

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Kejadian 28:16-17; Yesaya 2:2-3

  1. Apakah yang dikatakan oleh Yakub dengan tempat dimana dia bertemu dan bergulat dengan malaikat (Kej 28:17)?
  2. Apakah yang dikatakan penulis kitab Yesaya , pada hari-hari teakhir? (Yes 2:2). Apakah yang ditunjukkan oleh Sion? (Ayat 3)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Bagaimana Anda mengartikan rumah Allah sebagai pintu gerbang sorga di dalam Kejadian 28:17)? Seberapa kuatkah keyakinan Anda tentang gereja akan menjaid pusat perhatian dunia di akhir zaman berdasarkan Yesaya 2:2-3)?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Bagaimana Anda memulai penerapan “rumah Allah sebagai pintu gerbang soorga”? Mulailah menjadi seorang penolong orang lain yang berkesusahan sebagai cerminan dan penerapan dari “rumah Tuhan sebagai pintu gerbang sorga” atau gereja menjadi gambaran tentang Kristus di hadapan orang-orang di sekitar Anda.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Teruslah berbagai kesaksian hidup Anda di dalam bidang yang saat ini benar-benar sedang fokuskan (misal perjuangan studi, pekerjaan/bisnis, membangunan pertemanan yang baik dan lainnya).

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47