12 Januari 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Yudas 1:24-25; Yohanes 14:6-7
A. PENGANTAR
Di dalam ilmu fisika terdapat istilah sentrifugal, yakni satu gerakan benda yang berputar menuju ke tengah atau pusat. Bayangkan seperti pusaran air di laut, sejumlah air dengan tenaga dorong air menuju ke satu pusat pusaran yang disebabkan oleh faktor alam atau kejadian alam. Semakin ke pusat pusaran air, maka tekanan air akan semakin kuat. Misalkan dilemparkan sebuah benda ke dalam pusaran air tersebut, maka benda tersebut akan sangat cepat bergerak ke pusat pusaran. Kecepatan itu ditentukan oleh tekanan air dalam pusaran yang menimbulkan tarikan sangat kuat terhadap benda itu.
Apakah pusat hidup Anda saat ini? Alkitab menjelaskan sejak Kejadian 3, manusia telah menjauh daripada Allah dan meninggalkan Taman Eden, sebagai pusat kehidupan surga yang sempurna di dalam tatanan kehidupan. Dosa menjadi pemicu manusia pertama untuk menjauh dan semakin menjauh daripada Allah sebagai pusat kehidupan surga. Dampak terbesar ketika manusia sudah menjauh dari Allah adalah manusia mendekat kepada pusat kekuatan dunia. Apakah itu? Pemerintahan kuasa kegelapan di bumi adalah pusat kekuatan yang menghancurkan tatanan kehidupan manusia. Sebagai konsekuensinya, manusia menyembah hasil ciptaan Allah, termasuk di dalamnya manusia menyembah dirinya sendiri. Salah satu bentuk ekspresinya adalam pendirian Menara Babel oleh manusia (Kej 10-11). Ketika manusia tak berdaya mengatasi dosa, maka kekuatan iblis menjadikan manusia untuk melawan Allah melalui pencarian tentang eksistensi manusia di bumi. Itu sebabnya, Yesus Kristus sebagai pembuka jalan menuju Bapa Surgawi melalui kematian dan kebangkitanNya dari antara orang mati , berjalan membuka jalan, agar manusia dibukakan kembali jalan menuju pusat kehidupan yakni Bapa Surgawi sebagai Allah yang Esa.

Allah yang Esa memiliki makna dalam Bahasa Yunani adalah Esa, artinya tunggal, menuju pusat. Allah yang Esa menebus semua bagian kehidupan manusia agar dikembalikan kepada Allah dengan kekuatan Allah di dalam Yesus Kristus sebagai pusat penciptaan dan penebusan (Kol 1:16). Untuk menjadikan Yesus Kristus sebagai pusat kehidupan surga, diperlukan pembukaan jalan surga menuju Allah. “Karpet merah” atau jalan terhormat telah disediakan Allah melalui karya salibNya untuk semua manusia yang berdosa. Perhatikanlah saat ini, jalan apakah yang sedang Anda injak dan jelajahi? Apakah itu jalan menuju pusat yakni surga kekal? Ataukah jalan yang mirip menuju surga kekal? Untuk menghindari kesalahan dalam memilih jalan, perhatikanlah iman dan buah-buah pertobatan setiap orang. Adakah dia memuliakan Tuhan dan menjadi berkat kepada banyak orang atau sebaliknya?
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacaan: Yudas 1:24-25; Yohanes 14:6-7
- Allah yang Esa adalah….. (Yudas 1:25)
- Siapakah berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya? (Yudas 1:24)
- Oleh siapakah jalan menuju Bapa dibuka? (Yoh 14:6)

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Sudah Anda mengalami kehidupan baru (pertobatan baru) dan menjadi orang Kristen? Jika sudah, sejauh mana Anda dapat memahami arti keesaah Allah dapat membawa Anda kepada pusat yakni Yesus Kristus, sumber hidup?
B.3. MELAKUKAN (M3)
Catatlah beberapa hal yang menghalangi pemikiran Anda tentang jalan utama yang menggerakkan semua bagian hidup Anda kepada pusat yakni Allah! Bagaimana Anda mengatasi berbagai halangan tersebut? Ingatlah bahwa musuh terbesar adalah kubu pikiran manusia itu sendiri. Kubu adalah benteng di dalam pikiran bawah sadar manusia yang tertutup kepada firman Allah. (baca 2 Kor 10:5)
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Berupayalah senantiasa bersaksi tentang Keesaan Allah dapat menebus manusia dari keterbatasan pikiran untuk memahami dan mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

