renungan senin

SENIN – SEKOLAH KASIH KARUNIA

05 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

Bacaan : 2 Petrus 3:18

A. PENGANTAR

Kasih karunia yang diartikan dari Bahasa Yunani yakni charis (χαρις))yang diartikan dengan kata “Anugerah”. Sumber anugerah sejati adalah dari Allah. Untuk memahaminya diperlukan prasyarat yakni mengalami hidup baru di dalam Tuhan Yesus Kristus (Rm 10:9-10; Yoh 10:10). Lembaran pembelajaran kasih karunia dimulai ketika seseorang membuka hati dan menerima pribadi Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi di dalam hidupnya. Tidak ada syarat lain yang dapat menggantikan syarat tersebut.

Untuk bertumbuh dalam kasih karunia, haruslah memiliki benih subur kasih karunia yakni benih Kristus. Sebaliknya jika seseorang tidak memiliki benih Kristus di dalam hidupnya, maka yang tumbuh adalah kasih terhadap diri sendiri atau egoisme. Egoisme sama dengan hidup berpusat kepada diri sendiri. Bangsa Israel sekalipun disebutkan di dalam Alkitab sebagai bangsa pilihan Tuhan, tetapi mereka sangat sulit untuk belajar berjalan dalam kasih karunia Allah. Kenapa? Karena egoisme yang sangat melekat di dalam diri mereka telah mengikat hati mereka sehingga menolak kekuatan kasih karunia Allah bekerja. Selama seseorang tahu tetapi tidak mengenal Allah, maka semua ide dan buah karya tidak menjadi berarti apa-apa di mata Tuhan. Ketika Bangsa Israel membangun Menara Babel (Kej 10-11), dengan segenap kekuatan berpikir dan bertindak mereka, semua berujung pada kekacauan dan kehancuran. Perlawanan kepada kehendak Tuhan adalah bentuk egoisme yang kuat. Kekerasan hati membuat bangsa Israel lambat bertumbuh dalam kasih karunia.

Allah menghendaki semua anak-anakNya bertumbuh dalam kasih karunia. Karena kasih karunia adalah karya Allah dan bekerja dengan cara Allah di dalam waktu-waktuNya Allah. Ujungnya adalah pertumbuhan kedewasaan rohani, karakter Kristus dan menjadi pelayan Tuhan yang berguna bagi orang lain. Sekolah pertumbuhan adalah di dalam realitas kehidupan di berbagai bidang kehidupan. Kasih karunia bekerja bukan di dalam ruangan kelas yang sangat teoritikal, tetapi di dalam lapangan kehidupan. Musa belajar bertumbuh dalam kasih karunia selama dalam perjalanan menuju Tanah Kanaan (Kel 33:13-15). Bagaimana dengan Anda?

B. PEMBELAJARAN

B.1. MENEMUKAN (M1).

Bacaan: 2 Petrus 3:18

  1. Apakah yang dikatakan Petrus dalam ayat di atas?

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Apakah arti pertumbuhan kasih karunia bagi hidup Anda? Seperti wujud pertumbuhan kasih karunia Allah yang pernah Anda alami?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Samakanlah pola berpikir tentang kuasa pertumbuhan sebagai orang Kristen berdasarkan pertumbuhan kasih karunia. Lepaskan hak keakuaan Anda dan berserah untuk intervensi 100% Allah di dalam hidup Anda di semua bagian hidup Anda. Mulailah dari 1 (satu) hal yang hari ini Anda sedang pergumulkan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saksikanlah karya kasih karunia Allah kepada orang terdekat Anda.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47