SELASA : HIDUP JEMAAT MULA-MULA (2)

27 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Bacaan: Kisaha Para Rasul 4:32-35

PENGANTAR

Hidup dalam kasih karunia Tuhan yang dituliskan dalam kisah ini bukan khayalan, tetapi satu kenyataan yang menjadi bukti nyata sejarah di abad I, bagaimana cara hidup komunitas berubah setelah mengalami kuasa Roh Kudus. Roh Kuduslah yang menguasai dan mengendalikan, cara hidup yang berbeda dengan cara hidup semua orang pada saat itu. Ada budaya baru muncul, yang pada saat itu dengan jelas membedakan orang yang percaya dan yang tidak percaya. Mereka memiliki cara berpikir yang baru, cara mengelola berkat yang baru dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh kuasa kebangkitan Tuhan Yesus, mereka memiliki keberanian untuk tampil berbeda, persepsi terhadap pengelolaan harta benda berubah, kesadaran bahwa apa yang dimiliki semuanya berasal dari Tuhan dan dipergunakan untuk kemuliaan Tuhan, dengan budaya yang baru mereka tidak ada yang berkekurangan. Satu kebiasaan baru yang membuat orang yang tidak percaya atau mengalami kuasa Roh Kudus pada saat itu menjadi kebingungan, mereka menjadi pusat perhatian dan pembicaraan. Oleh dorongan Roh Kudus pada saat itu semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya  dan hasilnya mereka bawa dan letakkan di depan kaki  rasul-rasul, lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya. Intinya jemaat mula-mula benar-benar hidup dikendalikan oleh Roh Kudus, mereka mentaatiNya, sekalipun harus menjual harta mereka dan hasilnya dibagi-bagikan kepada setiap orang yang memerlukan dalam komunitasnya, sehingga tidak ada yang berkekurangan, mereka hidup dengan kemurahan Tuhan. Ini sepertinya tidak mungkin, tetapi ini satu kenyataan dan bukan basa-basi. Haleluya.

PEMBELAJARAN

B.1. MENEMUKAN (M1).
Kisah Para Rasul 4:32-35

4:32 Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.  4:33 Dan dengan kuasa yang besar  rasul-rasul memberi kesaksian  tentang kebangkitan  Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia  yang melimpah-limpah. 4:34 Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya  itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa 4:35 dan mereka letakkan di depan kaki  rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.
Dari perikop di atas:
Coba temukan dan renungkan bagaimana cara hidup jemaat mula-mula?
Mengapa komunitas orang percaya memiliki cara hidup yang berbeda dengan kehidupan komunitas lainnya?

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Hidup dalam kasih karunia, bukan sekedar pengetahuan, tetapi sesuatu yang harus kita praktekkan. Sebuah gaya hidup yang lahir dari buah ketaatan kita kepada kasih karunia Tuhan, harus ada bukti yang nyata setelah kita mengalami kuasa Roh Kudus yang kita nyatakan melalui cara hidup kita. Roh Kudus itu nyata Dia Pribadi, Dia berbicara dalam kehidupan orang percaya, Dia memimpin untuk hidup dalam kebenaran. Jadi ketika kita menerimaNya pasti ada perubahan sebagai buah atau bukti dari kehadiranNya dalam hidup kita. Dia mengubah cara berpikir, mengubah hati dan mengubah cara kita mengekspresikan hidup. Komunitas mereka berubah yang disebut komunitas orang percaya. Sekarang ini dengan dukungan media sosial, orang akan sulit untuk meninggalkan komunitasnya dan banyak orang membangun atau hidup di beberapa komunitas. Roh Kudus akan membawa kita untuk mengevaluasi komunitas kita, kita harus pastikan bahwa kita ada dalam komunitas orang percaya. Kita tidak boleh malu, takut atau risih kalau disebut komunitas orang percaya dengan budaya yang baru yang berbeda dengan sekitar kita. Ada kasih karunia Tuhan menyertai kita, ketika kita hidup dengan budaya baru yaitu budaya kerajaan Allah di bumi ini.

B.3. MELAKUKAN (M3).

Buatlah keputusan untuk hidup dalam komunitas orang percaya dengan budaya kerajaan sorga, yaitu hidupoleh kasih karunia. Belajar untuk meninggalkan cara hidup yang lama, budaya yang tidak sesuai dengan kebenaran Tuhan dan hiduplah terus dalam kasih karunia yang nyata.

B.4. MEMBAGIKAN (M4).

Bagikanlah dalam pertemuan Komsel saudara bagaimana hidup yang diubahkan oleh Roh Kudus yaitu hidup oleh kasih karunia Tuhan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47