29 Juni 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Kisah Para Rasul 5:12-16
PENGANTAR
Perikop ini menjelaskan bahwa orang percaya selalu berkumpul dalam persekutuan yang erat dan banyak tanda dan mujizat terjadi, mereka sangat dihormati oleh banyak orang. Banyak orang yang sakit disembuhkan dan orang percaya makin bertambah jumlahnya. Kasih karunia yang nyata yang dipraktekkan oleh komunitas orang percaya dapat dilihat dan dirasakan oleh orang lain, budaya hidup yang lahir dari Roh Tuhan akan membuat hidup kita berbeda ada kuasa yang menyertai kita. Dampak yang nyata dari kasih karunia adalah hidup kita akan semakin berkualitas dan hidup kita akan memberikan dampak kepada orang lain untuk mengalami kasih karunia yang sama dengan yang kita miliki. Tuhan mau agar setiap orang hidup dalam kasih karuniaNya, lepas dari keterikatan akan dosa, sembuh dari penyakit dan lepas dari kuasa roh jahat. Para rasul dan orang percaya bergerak untuk mengabarkan dan menyaksikan INJIL yang mereka terima oleh Roh Kudus, mereka bergerak bukan karena institusi, bukan karena organisasi dengan segala keterbatasan yang mereka miliki (terbatas dalam jumlah, pengetahuan, dana dan fasilitas lainnya) mereka terus bergerak dan digerakkan oleh Kasih Karunia untuk terus mengabarkan INJIL, mereka mengerjakan dengan penuh kesederhanaan tetapi memberikan dampak yang luar biasa, karena tindakan mereka disertai dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat (Tuhanlah yang melakukan tanda dan mujizat itu), sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Tanda dan mujizat ini membuat orang menghormati mereka dan banyak yang menggabungkan diri. Orang-orang membawa orang sakit keluar untuk disembuhkan ke jalan, dengan harapan setidaknya apabila Petrus lewat bayangannya mengenai mereka. Luar biasa respon dari mereka kepada kuasa yang mereka saksikan menyertai Petrus, begitulah mereka terus bertambah banyak dan menjadi satu komunitas yang besar yang hidup dengan budaya yang baru, budaya kerajaan Sorga. Kehidupan yang disertai dengan tanda dan mujizat oleh kasih karunia Tuhan, membuat jumlah mereka makin lama makin bertambah. Kasih karunia sungguh nyata diertai dengan tanda dan mujizat, yang dapat dilihat dan dirasakan oleh semua orang.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1).
Berdasarkan perikop diatas:
Coba temukan bagaimana kehidupan komunitas orang percaya?
Coba temukan bagaimana respon orang lain terhadap mereka?
Bagaimana komunitas orang percaya bisa bertambah banyak?
B.2. MERENUNGKAN (M2).
Sering sekali dengan segala keterbatasan yang kita miliki, kita berpikir bahwa kita tidak bisa berbuat apa-apa. Juga dengan kemampuan atau latar belakang kita, kita membuat kesimpulan bahwa kita tidak akan bisa melewati masalah besar yang sedang kita alami. Kita berpikir bahwa orang lain bisa karena mereka hebat dan masalah yang mereka hadapi tidak sebesar yang kita alami, atau lebih kecil dari masalah kita. Kenyataannya bukanlah demikian, orang percaya kepada Tuhan akan hidup oleh kasih karunia Tuhan, kemampuan yang Tuhan berikan kepada kita sama “Roh Kudus yang ada dalam setiap orang percaya adalah sama, kuasaNya sama”. Para rasul dan orang percaya hidup dalam “komunitas orang percaya”, hidup dengan persekutuan yang erat satu dengan yang lainnya dan mujizat terjadi. Inilah yang harus kita contoh, hidup yang diawali dengan mengalami kuasa Roh Kudus dan terus hidup olehNya untuk satu tujuan mengabarkan INJIL dimapun kita berada. Sama seperti para Rasul, mereka terus bergerak, ibaratnya terus tenggelam dalam kasih karunia dan hidup mereka disertai dengan tanda dan mujizat. Kita juga sama, Tuhan siapkan untuk menjadi alatnya menyatakan tanda dan mujizat oleh karyaNya yang ajaib.
B.3. MELAKUKAN (M3).
Teruslah hidup dalam kasih karunia Tuhan, kabarkan INJIL dimana-mana. Buatlah komitmen untuk terus hidup dalam komunitas orang percaya, bersekutu dengan erat oleh karena Tuhan. Jangan pernah tinggalkan persekutuan dengan saudara seiman.

B.4. MEMBAGIKAN (M4).
Saksikanlah bagaimana bagaimana pertama sekali kamu melihat tanda ajaib atau mengalami mujizat yang Tuhan kerjakan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

