01 Juli 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Kisah Para Rasul 27:21-37
PENGANTAR
Dalam perikop ini, Lukas menuliskan perjalanan laut bersama Paulus menuju Roma, tentunya dia dapat menuliskannya dengan detail karena dia ada bersama-sama berlayar dengan Paulus beserta tahanan lainnya di dalam kapal, jumlah mereka yang ada dalam kapal itu 276 orang (ayat 37). Lukas memaparkan perjalanan mereka yang sangat dramatis dan nyata, satu tindakan penyelamatan yang sangat mencengangkan, ketika kapal mereka diterpa oleh badai dan seluruh muatan kapal harus dibuang kelaut, kapal mereka pecah tetapi seluruh penumpang kapal terselamatkan. Ini adalah satu kisah perjalanan yang bila terjadi di zaman kita ini sudah pasti akan diliput semua media televisi dan akan ditayangkan berulang-ulang dalam kurun waktu yang lama. Kisah ini adalah satu kejadian yang nyata. Hanya oleh anugreah atau kemurahan Tuhan, Paulus dan teman-temannya bisa selamat (ayat 24). Ini adalah satu tindakan penyelamatan yang spektakuler, oleh karena penyertaan Tuhan. Dalam keadaan sangat tidak terkendali Paulus didatangi oleh malaikat dan Paulus memberikan nasihat kepada seisi kapal agar mereka tenang dan tidak takut, karena tidak seorang pun diantara mereka yang akan binasa kecuali kapal yang mereka tumpangi. Paulus secara bertahap memerintahkan untuk membuang ke laut semua barang-barang yang ada dalam kapal, semuanya di keluarkan agar beban kapal bisa lebih ringan dan dapat berlayar ditengah badai yang menghantam kapal mereka. Pastilah kepanikan yang luar biasa terjadi, jeritan dan teriakan orang yang ketakutan pasti membuat suasana sulit dikendalikan, dan pasti ada yang tidak bisa lagi untuk konsentrasi karena mabuk, teriakan akan muncul seiring dengan datangnya gelombang laut menghantam kapal. Tetapi Paulus masih bisa untuk menuntun teman-temannya ditengah kepanikan yang luar biasa, sekalipun dia juga pasti mengalami hal yang sama. Menurut saya yang membedakan Paulus dan teman-temannya adalah keyakinannya kepada Tuhan. Tuhan pasti pelihara, Tuhan pasti tolong untuk melewati gelombang sebesar apapun, Tuhan berdaulat atas semuanya. Kita melihat oleh KARUNIA ALLAH mereka selamat semuanya, sungguh KARUNIA ALLAH ITU NYATA.

PEMBELAJARAN.
B.1. MENEMUKAN (M1).
Menurut perikop diatas:
Coba temukan dan renungkan yang dialami oleh Paulus dan teman-temannya? Bagaimana perasaanmu apabila hal itu terjadi dalam hidupmu.
Bagaimana mereka bisa selamat?
B.2. MERENUNGKAN (M2).
Paulus mengalami satu permasalahan yang sulit dalam perjalanannya untuk bisa terus mengikuti apa yang Tuhan mau dalam hidupnya. Dia mengalami satu kejadian yang hampir merengut nyawanya dan teman-temannya. Dia bukan sedang piknik atau rekreasi, tetapi dia sedang mempertanggungjawabkan imannya, perjalanan ke Roma dengan status sebagai tawanan oleh pemberitaan injil yang dia lakukan. Tetapi hal ini tidak membuatnya berhenti, tetapi dia terus berjalan oleh kasih karunia Tuhan. Kadang kita berpikir, kalau kita melayani Tuhan, menjadi orang percaya dan taat kepada Tuhan, maka kita tidak akan mengalami masalah dan kesulitan. Kita berpikir kalau ada kesulitan itu bukan berasal dari Tuhan, kalau ada tantangan itu karena dosa atau karena kesalahan. Yang benar adalah ketika kita percaya dan terus percaya kepada Tuhan, masalah dan tantangan bisa saja datang tetapi Tuhan akan memberi kekuatan dan memberi hikmat untuk kita dapat melewatinya. Satu peristiwa yang kita baca dalam perikop ini, dalam keadaan yang sangat buruk dan sepertinya tidak ada harapan, Tuhan menyatakan pemeliharaanNya atas Paulus, Tuhan menyelamatkannya dari bahaya badai. Kita mungkin sedang berada dalam badai kehidupan, badai sedang menerpa bahtera keluarga, bahtera hidup kita, percayalah ada KARUNIA ALLAH kita akan menemukan jalan keluar dan kita sampai kepada tujuan kekalnya.
B.3. MELAKUKAN (M3).
Berhentilah untuk mengeluh, berkeluh kesah dengan kondisi yang saudara alami saat ini. Pandanglah kepada Tuhan yang sudah menyediakan kasih karuniaNya seperti yang dialami oleh Paulus. Oleh kasih karuniaNya. Tuhan pasti menolong dan memberikan jalan keluar kepada kita dalam kondisi yang sulit. Pertolongan tuhan itu NYATA.

B.4. MEMBAGIKAN (M4).
Coba ceritakan kepada saudaramu bagaimana bisa tetap fokus kepada Tuhan, bisa mendengar Tuhan berbicara serta bisa meperdulikan orang lain sekalipun dalam kondisi sulit serta pertolongan Tuhan itu sungguh nyata.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

