SELASA – POHON DI KENAL DARI BUAHNYA

08 Juni 2021

By : Pdm. Rudy Langitan
LUKAS 6:43-44, Galatia 5:22-23

Memang kita tahu bahwa hidup matinya (sehat atau tidaknya) sebuah pohon ditentukan dari akar-nya. Tetapi apakah pohon itu berguna. Produktif, dan berdampak, dapat dilihat dari hasilnya yaitu buah, buah menentukan, apakah pohon itu memberi manfaat atau tidak?. Atau istilahnya “pohon itu dikenal karena buahnya”. Pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik atau pohon itu dikenal sebagai penghasil buah yang baik. Sebaliknya pohon yang tidak baik, juga akan dikenal sebagai penghasil buah yang tidak baik. Demikianlah juga dengan kita orang percaya, orang lain akan mengenal kita sebagai orang percaya apabila buah hidup kita mencerminkan buah-buah Roh, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. (Gal 5:22-23). Jika hidup kita sudah dipimpin oleh Roh Kudus, maka orang lain pasti akan melihat karakter dari buah Roh ini di dalam kehidupan kita. Memang tidak mudah, karena kita juga manusia yang memiliki keinginan daging yang bertentangan dengan keinginan Roh. Tetapi ketika kita sadar bahwa tujuan hidup kita adalah untuk memuliakan Tuhan, tentunya kita akan berhati-hati ketika mengucapkan kata-kata dari mulut kita, jangan sampai ada perkataan yang sia-sia keluar dari mulut kita. Ketika kita sadar bahwa tujuan hidup kita adalah untuk memuliakan Tuhan, tentu saja kita akan berusaha untuk hidup benar, sungguh-sungguh di hadapan Tuhan, dan memuliakan Tuhan. Dan orang lain juga boleh diberkati melalui segenap kehidupan kita.

MENEMUKAN (M1)

Bacalah: Lukas 6: 43-44 “Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.
Pertanyaan:

  1. Apakah hubungan antara pohon yang baik dengan buah yang baik? Dan apakah hubungannya dengan perkataan/mulut?
  2. Apa yang harus saudara lakukan agar pohon (hidup saudara) menghasilkan buah yang baik (buah-buah roh)?
MERENUNGKAN (M2)

Sama seperti pohon, hidup kita akan berbuah baik, jika kita hidup sehat rohani jiwani dan akar-akar hidup kita mendapatkan koneksi (tertanam) dengan sumber kehidupan yaitu Kristus. Pohon yang ditanam di tepi aliran air (sumber = Roh Allah), akan menghasilkan buah pada musimnya (Mazmur 1:3), Tidak ada cara lain, agar hidup kita menghasil buah (produktif), kecuali kita tinggal dalam keintiman Tuhan, bersekutu denganNya dan mau tinggal dalam lingkungan yang sehat atau komunitas yang saling membangun (komunitas sel) itulah satu-satunya ekosistem (lingkungan) yang tepat bagi kita orang percaya.

MELAKUKAN (M3)

Mari saudaraku agar hidup kita bisa menghasil buah, kita wajib tinggal dalam keintiman dengan Tuhan, bersekutu denganNya, merenungkan firmanNya, dan mau tinggal dalam lingkungan yang sehat atau komunitas yang saling membangun (komunitas sel)

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pengalaman saudara ketika saudara tinggal dalam keintiman kristus dan tinggal dalam lingkungan komunitas (komsel) yang saling membangun, ayo mulai ceritakan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47