KAMIS – Perkataan Yang Baik dan Kunci Memilikinya

24 Juni 2021

By : Hendrik Yulianto
Efesus 4:29, Lukas 6:45

A. PENGANTAR

Perkataan yang baik tidak selalu merupakan perkataan yang manis dan enak didengar. Karena jika hanya untuk memiliki perkataan yang manis dan enak didengar saja, kita tidak perlu menjadi orang Kristen. Karena orang diluar Kristen pun tahu mereka harus berkata-kata yang baik kepada sesamanya dan mereka fasih mengucapkan kata-kata yang manis.
Tapi perkataan yang baik yang Tuhan maksud adalah perkataan yang bermanfaat dan berguna bagi orang yang mendengarnya. Perkataan yang membuat orang diberkati, membuat orang mengenal Tuhan dan didewasakan, membuat orang dikuatkan, membuat orang diubahkan dan dibaharui oleh Tuhan. Dan ini tidak selalu merupakan perkataan yang manis dan enak didengar. Contohnya di kitab Matius 19:22 dimana perkataan Tuhan Yesus membuat orang muda yang mendengarnya pergi dengan hati yang sedih. Sayang sekali hati orang muda ini begitu terpaut dengan kekayaan sehingga dia dibutakan dan tidak bisa menerima perkatan Tuhan Yesus yang pastinya akan menyelamatkan jiwanya.

Kita bisa memiliki perkataan yang baik yang Tuhan maksud hanya jika hati kita juga baik. Karena apa yang kita ucapkan meluap dari hati kita. Jadi kunci untuk memiliki perkataan yang baik adalah memiliki hati yang baik. Karena itu hati, pikiran dan jiwa kita juga harus selalu diperbaharui dalam Firman dan kebenaranNya agar setiap perkataan yang kita ucapkan lahir dari kehidupan yang diperbaharui. Kita harus berjuang terus belajar untuk berjumpa dengan Tuhan dalam persekutuan dengan Dia. Orang yang hidupnya senantiasa diperbaharui dalam perjumpaannya dengan Tuhan pastilah perkataannya adalah perkataan yang mengubahkan sesamanya.
Tidak mungkin orang yang semakin serupa Kristus perkataannya menyakiti sesama atau perkataan yang sia-sia.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Mari kita baca Lukas 6:45

  1. Yang diucapkan seseorang berasal dari mana?
  2. Agar yang keluar dari kita adalah hanya yang barang/perkataan yang baik maka kita harus memiliki apa?
B.2. MERENUNGKAN (M2)

Jika kita benar- benar mengalami Tuhan dalam hidup kita, bukankah harusnya perkataan kita juga terus diperbaharui? mari renungkan dan refleksikan kedalam diri kita.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Kalau kita renungkan kehidupan kita, kita menyadari betapa sulitnya mengendalikan lidah kita. Mungkin ada ratusan kata yang tidak baik atau menyakiti sesama yang sudah kita ucapkan selama kita hidup sampai dengan saat ini. Karena itu saat ini jika kita masih diberi kesempatan untuk hidup oleh Allah Bapa Yang Mulia kita harus terus aktif memberi diri untuk hidup kita diperbaharui agar kita memiliki hati yang baik.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Bagikan dengan siapapun yang anda rindu untuk bagikan, apa yang anda pelajari dan bisa ambil dari renungan hari ini dan bagaimana mempraktekkannya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47