JUMAT – TIDAK TAKUT PADA KEMATIAN JASMANI

22 April 2022

Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Filip 1:21, Mazmur 116:15, Yohanes 11: 1-11

PENGANTAR

Bagi sebagian besar orang, termasuk sebagian kita orang Kristen, kematian adalah sesuatu hal yang menakutkan. Sesuatu yang bakal dihindari sedemikan rupa. Namun kita perlu ingat bahwa kematian jasmani adalah sesuatu yang pasti dialami semua orang. Usaha seperti apapun tidak akan dapat menghindarkan manusia dari kematian. “Lalu mengapa banyak orang takut mati?”

MENEMUKAN (M1)

Banyak banyak orang, kematian dianggap sebagai akhir dari segalanya, dianggap sebagai kekalahan dianggap sebagai sesuatu yang menyakitkan. Itulah sebabnya banyak orang takut pada kematian. Namun Yesus berkata bahwa Dia adalah Kebangkitan dan hidup. Artinya di dalam Yesus ada kebangkitan dan di dalam Yesus ada Kehidupan.

Yesus adalah kebangkitan dan hidup. Ini berarti kematian dan kehidupan adalah sesuatu yang ada dalam kendali Allah. Kematian bukan akhir segalanya dan juga bukan sesuatu yang menakutkan sebab didalam Yesus ada kebangkitan dan hidup. Oleh sebab itu sebagai orang percaya mari kita belajar percaya dan tidak perlu takut dengan kematian.

Mari belajar memandang kematian dalam sudut pandang yang benar dengan keyakinan dan kepercayaan kita bahwa di dalam Krisus Tuhan ada Kebangkitan dan Hidup. Dalam Alkitab dapat kita temukan beberapa tokoh Alkitab yang memandang kematian dengan sudut pandang yang benar. Paulus memandang kematian sebagai sebuah keuntungan (Filipi 1;21), Daud memandang kematian sebagai sesuatu yang berharga dimata Allah (Mazmur 116:15), Yesus memandang kematian sebagai tidur atau tinggal bersama Allah (Yohanes 11:11-13).

MERENUNGKAN (M2)

Jadi sebagai orang percaya kita tidak perlu takut terhadap kematian jasmani, tetapi yang perlu kita takutkan adalah kematian rohani. Kematian jasmani bagi orang percaya hanyalah jalan menuju kepada kehidupan yang sesungguhnya bersama dengan Tuhan. Namun kematian rohani akan membuat seseorang binasa dan terpisah dari Allah.

Yesuslah yang berkuasa atas kehidupan dan kematian, dasar iman inilah yang membuat kita mengerti bahwa sesungguhnya tidak ada yang mustahil bagi Allah. Maria dan Marta berpikir bahwa segalanya sudah berakhir dan terlambat untuk menolong Lazarus. Namun bagi Yesus tidak ada yang mustahil.

MELAKUKAN (M3)

Karena kehidupan dan kematian dalam kontrolnya Allah, maka mari kita hidup dengan tidak takut, gentar dan kawatir, masa depan bahkan hidup kekal kita sungguh ada!!. Apapun boleh terjadi dan bisa terjadi atas kehidupan kita, tetapi bagian kita hanyalah percaya sepenuhnya kepada Yesus yang adalah Kebangkitan dan Hidup. Yesus yang berkuasa atas kehidupan dan kematian manusia. Yesus yang berkuasa atas seluruh hidup manusia. Percayakan Engkau akan hal ini?

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pada semua saudaramu/pada banyak orang, bahwa ketika mereka hidup di dalam Kristus, maka kuasa kebangkitan dan hidupNya itu nyata atas mereka , artinya Yesus sanggup membangkitkan mereka dan sanggup menghidupkan mereka, ada Amin saudara???

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47