SABTU – APAKAH TUJUAN HIDUP KITA SAMA DENGAN KRISTUS?

02 Juli 2022

Penulis : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Korintus 9:26; Mat. 10:38

A. PENGANTAR

Kita tentu tidak mau ditolak oleh Allah. Dan untuk itu, Paulus sudah memberikan kunci jawabannya kepada kita yaitu kita harus senantiasa dalam keadaan berjaga-jaga, tetap waspada, dan dalam kondisi prima. Yang artinya itu sinonim atau sama dengan tetap melekat kepada Dia dan melakukan kehendakNya. Dan untuk tetap berjaga-jaga dan waspada, maka kita harus mempunyai tujuan yang jelas. Hanya orang yang mempunyai tujuan yang jelas saja yang akan menjaga langkahnya tetap fokus dan menjaga dirinya tetap dalam kondisi prima.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

1 Korintus 9:26 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.

Mat. 10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Sekarang pertanyaannya adalah apakah tujuan hidup kita?mungkin ini pertanyaan klasik, tetapi inilah yang harus terus diingatkan kepada kita semua. Supaya kita masing-masing tetap berjuang untuk mewujudkan tujuan itu.

Jika kita baca Mat 10:38, disitu sudah jelas dikatakan bahwa jika kita tidak memikul salib dan mengikut Yesus maka kita tidak layak bagi Dia, atau bisa dikatakan kita akan ditolak oleh Dia karena tidak memenuhi standarnya. Jadi tujuan hidup kita adalah sambil memikul salib kita mengikut Yesus. Yesus pergi ke utara kita ikut ke utara, Yesus pergi keselatan kita ikut ke selatan. Dalam kata lain, tujuan Yesus juga menjadi tujuan kita juga.

Kemudian jika kita belajar kehidupan Yesus, yang menjadi tujuan Yesus dari awal sampai akhir adalah menyerahkan nyawaNya bagi penebusan, bagi keselamatan umat manusia. Ini yang menjadi tujuan Yesus, yang artinya harus menjadi tujuan kita juga jika kita ingin menjadi muridNya.

Selama ini kita sering berpikir tujuan hidup kita adalah untuk menjadi serupa Kristus, tetapi pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa menjadi serupa Kristus jika kita bahkan tidak memiliki tujuan hidup yang sama dengan Dia? Satu-satunya jalan agar kita bisa menjadi serupa dengan Dia adalah dengan berpikir seperti Dia, dan satu-satunya jalan kita bisa berpikir seperti Dia adalah dengan mengikuti jejak langkahNya, yaitu dengan melakukan dan menghargai hal yang sama denganNya.

Kita dipanggil bukan sekedar untuk diselamatkan, melainkan kita sendiri menjalani hidup demi keselamatan orang lain. Persis seperti yang Yesus lakukan. Ini harus dijadikan tujuan. Dan tujuan ini bukanlah pilihan, karena kita bukanlah seorang murid dan bukan seorang Kristen menurut definisi Yesus jika hal ini belum menjadi tujuan hidup kita.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Mari kita terus belajar untuk menjadikan hidup demi keselamatan orang lain menjadi tujuan hidup kita sama seperti yang Yesus telah lakukan. Memang tidak mudah, karena begitu menjadi Kristen maka mulai saat itu juga kita tidak hidup untuk diri kita sendiri lagi. Kita hidup untuk keselamatan saudara kita, sahabat, dan banyak orang lainnya.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Mari saling mengingatkan satu sama lain untuk terus menjadikan hidup demi keselamatan orang lain menjadi tujuan hidup kita.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47