12 September 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
2 Korintus 9:6-11
PENGANTAR
Seorang pengikut Kristus haruslah menjadi murid yang dapat dipercaya, benar-benar hidup sesuai dengan prinsip kerajaan Allah, orang lain harus dapat melihat dengan jelas perbedaan nilai moral yang kita miliki dengan dunia ini, artinya kita bukanlah sekedar beragama Kristen, melainkan kita murid Kristus. Sebagai murid Kristus kita membutuhkan proses pertumbuhan atau pendewasaan, hal ini bisa terjadi kalau kita belajar untuk memparktekan firmanNya seperti bacaan kita hari ini.
Pelipatgandaan harus dipahami secara rohani bukan secara duniawi, sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Untuk mengalami pelipatgandaan dimulai dari sikap hati yaitu murah hati, tentunya ini terlihat dari perilaku yang suka memberi, orang percaya pasti murah hati dan sukacita dalam memberi. Tentunya dalam memberi harus benar-benar dengan sukarela, tulus karena mengasihi, bukan terpaksa atau menginginkan pujian secara jasmani atau menginginkan balasan. Tugas kita adalah melakukan firmanNya yaitu memberi, urusan dampaknya adalah bagian Tuhan. Tuhan tahu melipatgandakannya dan kapan harus mengembalikannya. Semuanya harus kita lakukan dengan sikap hati yang mengasihi Tuhan dan sesama. Kita melakukannya sebagai ungkapan syukur atas keselamatan dan anugerah yaitu hidup yang kekal Memberi dengan sukarela dan sukacita akan membawa kita mengalami mujizat multiplikasi.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Lengkapilah ayat berikut ini:
Ayat 6: Camkanlah ini: Orang yang ………. sedikit, akan ………sedikit juga, dan orang yang……..banyak, akan menuai……..juga.
Ayat 7: Hendaklah masing-masing memberikan menurut …….. hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
Ayat 8: Dan Allah sanggup ………….segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
Ayat 11: kamu akan diperkaya dalam segala macam ………………., yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Dalam prakteknya kita mengalami kesulitan untuk memberi, karena dengan yang ada saja kita masih merasa kekurangan apalagi harus dikurangi dengan berbagi atau memberi kepada orang lain, yang ada kita butuh pemasukan atau penerimaan yang lebih banyak. Tetapi ketika kita hidup di dalam Tuhan, kita memberi bukan dari kelebihan, tetapi dari apa yang kita miliki saat ini. Pemberian kita di dalam Tuhan adalah ungkapan syukurkepada Tuhan dan ungkapan belas kasihan kita kepada sesama. Waktu menuai akan tiba dan Tuhan akan memberkati kita berlipat kali ganda. Tuaian jumlahnya pasti lebih banyak dari benih yang di tabur. Memberi adalah gambaran menabur benih dan akan tiba waktunya musim menuai.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Dalam kondisi kekurangan milikilah hati yang penuh ucapan syukur kepada Tuhan, berlatihlah untuk setia memberi sebagai ucapan syukur kepada Tuhan dan belas kasihan kepada sesama. Memberi bukan dari kelebihan tetapi karena kita mentaati firman Tuhan.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Bagikanlah bagaimana anda memberi bukan dari kelebihan tetapi karena taat kepada firman Tuhan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

