12 Oktober 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
ROMA 4:18-22 TB
Memposisikan diri agar senantiasa berada didalam kehendak Tuhan ditengah situasi kondisi perjalanan iman hidup kita yang sangat dinamis (naik turun, belok ke kiri atau kekanan) adalah merupakan satu tantangan yang sangat berat dan sulit jika tidak oleh kasih karunia kekuatan pertolongan Tuhan.
MENEMUKAN
ROMA 4:18-22 TB, 18 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” 19 Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira- kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. 20 Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, 21 dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. 22 Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Pertanyaan:
- Hal apakah yang Abraham lakukan saat kehilangan harapan karena situasi kondisi keadaannya?
- Terhadap apakah Abraham tidak bimbang?(ay.20)
MERENUNGKAN
Abraham sekalipun telah menerima Janji Allah akan memiliki keturunan seperti bintang dilangit, pada kenyataannya ia harus menghadapi situasi yang impossible secara logika dan pengalaman manusia, Sara sudah tidak mungkin bisa melahirkan anak secara jasmani bagi Abraham. Dan dalam situasi kemustahilan yang terjadi, Abraham juga harus menghadapi 2 kali kelaparan di Tanah Kanaan yang membuat Abraham berusaha mencari jalan keluar, meninggalkan Tanah perjanjian, pergi ke Mesir (Kej.12); dan Abimelekh raja Gerar (Kej.20); Abraham bahkan berbohong tentang istrinya karena kuatir dengan keselamatan dirinya, namun kemudan lolos dari Firaun dan Abimelekh karena Allah menjagai mereka, Allah menjaga janjiNya atas Abraham.

MELAKUKAN
Tuhan sangat sanggup untuk memelihara dan menggenapi setiap JanjiNya; namun oleh pertolongan Tuhan kitapun harus menjaga agar tetap percaya walau harus menghadapi situasi sulit seperti Abraham yang Tuhan tolong kembali berada dalam rencana Tuhan; karena itu, mari terima dan dapatkanlah janji Tuhan atas hidupmu, dapatkan firman rhema yang meneguhkan hidupmu, atau temukanlah 3 (tiga) sikap/perbuatan yang dapat menjadi penyebab engkau sulit untuk mempercayai janji Tuhan.
MEMBAGIKAN
Ceritakanlah pengalaman saudara dalam menjaga hati untuk senantiasa percaya pada janji Tuhan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

