SABTU : PERKATAAN MENENTUKAN NILAI KITA

11 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 13:36-37

PENGANTAR

Sering kita temui di sekitar kita orang yang masih lalai dalam menjaga perkataan. Ada berbagai macam alasan, mulai dari bercanda yang kelewatan, bergurau tidak pada tempatnya atau berdebat tanpa solusi, dan masih banyak alasan lainnya. ”Pernahkah terpikirkan?” Apa yang kita ucapkan berpotensi menyakiti perasaan dan mengganggu orang lain. Bahkan, orang dapat menilai diri kita maupun sebaliknya dari apa yang kita ucapkan karena apa yang kita ucapkan menggambarkan diri kita. Itulah mengapa kita perlu menjaga perkataan. Istilah dalam Bahasa inggris dimana hidup kita ditentukan apa yang kita katakan adalah “walk the talk”

PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)

Setiap kata-kata yang keluar dari mulut kita memberi pengaruh bagi orang-orang yang berkomunikasi dengan kita, baik itu pengaruh yang positif atau negatif. Kata-kata yang negatif tentu saja akan memberi pengaruh yang negatif dan bahkan bisa menghancurkan (reputasi) hidup seseorang. Demikian juga sebaliknya dengan kata-kata yang positif, tidak hanya menjadi berkat bahkan bisa membangun dan menguatkan seseorang.

Tuhan Yesus sudah mengingatkan setiap kita akan hal ini bahwa setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkan pada hari penghakiman, karena menurut ucapan kita akan dibenarkan, dan menurut ucapan juga kita akan dihukum (Mat. 12:36-37). Perkataan bukan hanya kata-kata tetapi dihidupi (dijalani) dan perkataan kita juga menentukan nilai kita dimata orang lain. Bukan hanya kata-kata saja tetapi keteladanan. Keteladanan adalah hidup dimana apa yang kita perkatakan, apa yang kita percayai, dan apa yang kita lakukan dalam satu harmoni. Intinya apa yang kita katakan sesuai dengan apa yang kita lakukan. Sebagai anak Tuhan kita wajib memiliki kualitas keteladanan ini. Inilah nilai kehidupan kita.

MELAKUKAN (M3)

Nilai yang kita miliki akan membawa dampak (garam) bagi semua orang yang ada disekitar kita, salah nilai-nilai perkataan yang wajib kita miliki diantara adalah berkata jujur (apa adanya) dan tidak mengucapkan janji dusta. Janji adalah nilai yang sangat dipegang dalam hidup ini, ketika kita mudah berjanji dan mudah mengkhianati janji, maka itu sama dengan garam menjadi tawar, dan Firman Tuhan katakan “tidak ada gunanya selain dibuang dan diinjak orang” (Mat 5:13)

MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan pada banyak Saudara, bahwa setiap perkataan kita yang diucapkan adalah sebuah obligasi atau janji hutang yang kita harus penuhi. Untuk itu sebagai pelayan Tuhan hendaklah mulai kita tidak mengucapkan hal-hal yang sia-sia yang justru mendatang kelaliman atau kejahatan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47