renungan sabtu

RABU- SOLUSI TEKANAN HIDUP ADALAH KASIH KARUNIA ALLAH

07 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 2 Korintus 8:1-4

A. PENGANTAR

“The poor people are often the most generous.” (Orang Miskin seringkali adalah yang paling dermawan) Unknown

Jemaat di Makedonia dipenuhi dengan kasih karunia Allah. Satu kekuatan yang sangat dahsyat di dalam kehidupan berjemaat. Bukan hanya satu orang tetapi lebih dari satu bahkan jemaat mengalami satu situasi kehidupan surgawi di bumi. Betapa dahsyat pengaruh kasih karunia Allah yang dialami jemaat ini. Bukti utama adalah mereka mengalami pendewasaan cara berpikir dan bersikap terhadap realitas kehidupan yag sangat sulit secara ekonomi dan tekanan lainnya. Wujud yang tidak biasa adalah mereka bisa bersukacita di dalam pelbagai pencobaan yang dialami. Kuasa apakah yag dapat menyebabkan jemaat ini dapat bersukacita dengan meluap di balik penderitaan?

Belum lagi, mereka membungkam pendapat masyarakat umum, yakni melalui sikap dan keputusan mereka dimana mereka dapat memberikan materi sekalipun mereka miskin materi. Mereka tidak memberi alakadarnya, tetapi memberi melebihi kemampuan mereka. Darimana dan apakah yang mereka berikan?

Juga jemaat ini malah ‘mendesak’ pengurus jemaat agar mereka dapat mengambil bagian dalam pelayanan orang kudus. Berdasarkan ayat 1 di atas, dengan kasih karunia Allah, membuat jemaat ini tidak pernah punya alasan untuk tidak bersukacita, tidak pernah untuk tidak memberikan materi bahkan di tengah kesulitan dan pelbagai pencobaan, mereka malah tetap melayani tanpa terpaksa tetapi sedikit memaksa atau mendesak pengurus jemaat agar mereka dapat terlibat dalam pelayanan untuk jemaat atau orang kudus.

Sungguh sangat mengherankan bagi kita tentang gaya hidup jemaat Makedonia. Mari perhatikan teks bacaan Alkitab di atas. Bahwasannya kasih karunia Allah bukanlah teori semata atau cerita para pelayan Tuhan. Tetapi kasih karunia Allah adalah Allah melalui Karya Yesus Kristus yang bekerja di tengah-tengah jemaat untuk menaikkan derajat kehidupan jemaat lebih tinggi dari orang-orang di sekitar mereka yang tidak percaya pada kasih karunia Allah. Sebagai wujudnya adalah pertumbuhan dalam cara berpikir dan bersikap serta cara bertindak yang sangat rohani. Kekuatan kasih karunia Allah menyebabkan mereka dapat berespon dengan ‘mudah’ dan proaktif dalam melayani. Mereka bertumbuh dalam kasih karunia Allah secara bersama-sama. Sungguh indahnya dan ajaib.

B. PEMBELAJARAN

B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacaan: 2 Korintus 8:1-4

  1. Apakah yang dikatakan dalam 2 Korintus 8:1?
  2. Bagaimana situasi jemaat Makedonia? Apakah respon mereka saat mereka mengalami pelbagai pencobaan? (ayat 2-3)
  3. Apakah yang didesak oleh jemaat Makedonia kepada pengurus jemaat? (ayat 4)

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Coba renungkan bagaimana proses bertumbuhnya kasih karunia Allah di dalam jemaat Makedonia sampai mereka bisa bersukacita yang meluap saat mengalami pelbagai pencobaan, miskin materi dan bahkan mendesak pengurus jemaat untuk dapat mengambil bagian dalam pelayanan orang kudus?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Resapi dan terapkankan kuasa kasih karunia di dalam area kehidupan Anda yang masih seringkali gagal untuk meraih yang terbaik menurut standar firman Tuhan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pertumbuhan kasih karunia Allah yang praktis saat ini kepada saudara seiman..

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47