15 Juni 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: 1 Petrus 2:2
A. PENGANTAR
Kemarin kita sudah belajar bahwa kehidupan rohani itu dimulai dengan kematian. Jika kehidupan kita yang lama tidak pernah mati maka kehidupan kita yang baru tidak akan pernah datang. Setelah kita mati, maka kita akan terlahir kembali menjadi bayi rohani didalam Kristus dan perjalanan rohani kita dimulai. Dalam perjalanan rohani tersebut, bayi rohani itu harus terus bertumbuh. Karena Allah menghendaki kita menjadi serupa dengan Yesus dan sempurna seperti Bapa. Bayi rohani tidak bisa menjadi sempurna. Hanya orang-orang dewasa rohani saja yang bisa. Jika kita terus menerus menjadi bayi rohani saja, maka kita akan masuk dalam situasi yang berbahaya. Seorang bayi bergantung kepada orang-orang yang ada disekitarnya. Ada ibunya yang merawat dia, ayahnya merawat dia, dan saudara-saudaranya juga merawat dia. Tapi apa yang terjadi jika orang-orang yang merawatnya tersebut diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran?maka bayi itu berada dalam keadaan yang berbahaya. Bayi rohani itu akan mudah diombang–ambingkan oleh berbagai angin pengajaran, tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang palsu. Seseorang mengajarkan suatu hal kepada mereka dan mereka menerimanya. Namun, apabila mendengarkan pengajaran yang berbeda, mereka menjadi bingung. Bayi rohani tidak bisa menjaga diri mereka sendiri. Seorang yang lahir baru di dalam Kristus harus terus bertumbuh dan dengan demikian dapat menghindari bahaya kandasnya kerohanian mereka.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Mari baca 1 Petrus 2:2
“Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,”
Matius 5:48
“Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”
Efesus 4:13
“sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,”
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Kata “beroleh keselamatan” dalam 1 Petrus 2:2, bahasa aslinya berbunyi “menuju keselamatan”. Jadi, kedewasaan merupakan hal yang sangat menentukan di dalam keselamatan. Tidak ada jaminan keselamatan akan diberikan kepada mereka yang tidak ingin bertumbuh dalam Kristus, yang puas sekadar menjadi bayi rohani. Hanya orang yang bertumbuh dewasa saja yang bisa diajak untuk mencapai seperti yang Yesus perintahkan dalam Matius 5:48. Kesempurnaan atau kedewasan bukanlah pilihan. Kita tidak bisa berkata, “saya puas sudah diselamatkan, saya tidak perlu menjadi seperti orang-orang Kristen lain yang bersemangat, saya mau menjadi orang Kristen yang biasa-bisaa saja”
Lalu bagaimana agar kita bertumbuh?
Dari 1 Petrus 2:2 kita bisa belajar bahwa untuk bisa bertumbuh kita harus “selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani”, yaitu Firman Allah. Karenanya kita harus rajin membaca Alkitab. Dan bukan hanya membacanya, tapi juga mempelajarinya dengan hati kita bukan hanya dengan pikiran kita saja.
Kenapa kita harus merindukan susu Firman Allah?pertama, karena Firman Allah mengajarkan kita untuk dapat membedakan yang benar dari yang salah, dan kebenaran dari dosa. Kedua, Firman Allah menunjukkan kepada kita seperti apa Kristus itu. Kita tidak akan bisa bertumbuh ke “tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus” (Efesus 4:13) kalau kita tidak tahu seperti apa Kristus itu.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Apa yang bisa kita implementasikan dari renungan kita hari ini?
Pertama, kita tidak boleh puas hanya sampai menjadi bayi rohani. Kita harus memiliki kerinduan, semangat, upaya untuk terus mengalami pertumbuhan. Ingat, pertumbuhan bukanlah pilihan tapi keharusan karena Yesus sendiri menuntut kita untuk menjadi sempurna seperti Bapa disurga sempurna (Matius 5:48).
Kedua, kita harus selalu haus akan air susu yang murni dan yang rohani yaitu Firman Allah. Kita harus rajin membaca Alkitab, namun bukan hanya sekedar membaca tapi juga belajar untuk memahaminya dengan baik dan dengan hati bukan hanya dengan pikiran saja.
Orang yang diubahkan oleh kuasa Injil, adalah orang yang bertumbuh rohaninya. Dan orang yang bertumbuh rohaninya pastilah dia adalah orang yang diubahkan.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Mari saling meneguhkan saudara seimanmu dengan membagikan kebenaran yang engkau dapatkan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

