25 Oktober 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Roma 15:1-3
A. PENGANTAR
Berikutnya setelah kita harus memiliki impian untuk keluarga kita masing-masing. Kita juga harus memiliki impian untuk gereja lokal kita, gereja dimana kita tertanam dan bertumbuh mengenal Kristus. Bayangkan bagaimana kehidupan didalam sebuah gereja lokal, jika jemaatnya tidak memiliki harapan/impian terhadap gerejanya? Bisa saja, kegiatan-kegiatan akan tetap ada dan berlangsung. Ibadah masih tetap berjalan. Namun gereja hanya akan menjadi seperti tempat untuk penyucian dosa saja. Dimana jemaat hari minggu beribadah agar hatinya tenang dari dosa, untuk kemudian hari-hari berikutnya hidup dalam tidak takut akan Tuhan. Minggu berikutnya datang lagi, beribadah lagi, berulang dan berulang. Tidak ada kehidupan dalam kasih, semua orang hanya ingin menerima, tidak ada yang mau terlibat, karena tidak ada yang memiliki mimpi dan cita-cita. Penatua, gembala dan pengurus gereja tetap melayani dan bekerja dengan baik namun hasilnya kecil karena sedikit orang mau terlibat, sedikit orang yang mau memberi dirinya.
PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Roma 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
Roma 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.
Roma 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: “Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku.”

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Dari bacaan FT kita hari ini, ada sebuah kebenaran yang ditunjukkan oleh Yesus sendiri dan itu Paulus coba ajarkan kepada jemaat di Roma yaitu bahwa kita dalam kehidupan berjemaat kita harus belajar untuk tidak mencari kesenangan kita sendiri melainkan kita harus mencari kesenangan sesama kita sehingga setiap orang dibangun dan bertumbuh semakin kuat. Dengan kata lain, ketika kita hidup berjemaat maka yang kita pikirkan haruslah bukan seberapa banyak yang sudah kita terima melainkan seberapa banyak yang sudah kita beri. Jika semua jemaat memiliki pola pikir ini, maka akan banyak orang yang terlibat didalam pelayanan, kemudian tidak akan ada orang yang merasa kecewa/dikecewakan.
Masihkah kita memiliki impian untuk gereja lokal kita? Sekecil apapun sepertinya impian/cita-cita itu, melalui renungan hari ini kita semua diajak untuk memiliki kembali impian itu dan berjalan untuk mewujudkannya dengan pertolongan Tuhan. Tidak perlu berkecil hati jika impian itu sepertinya terlihat sepele, yang terpenting impian itu haruslah berdasarkan semangat bukan untuk mencari kesenangan kita sendiri melainkan untuk mencari kesenangan sesama kita. Betapa indahnya jika semua jemaat memiliki impian-impian untuk menyenangkan sesama, maka kita akan melihat suatu jemaat yang hidup dalam kasih satu sama lain.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Mari kita mulai dengan langkah kecil. Coba tuliskan impian kita masing-masing terhadap gereja lokal kita. Hal-hal sederhana namun berarti untuk kesenangan sesama kita itu sudah cukup. Contoh-contoh sederhana misalnya : ingin membangkitkan minat anak-anak jemaat dalam membaca, ingin agar tersedia tempat sampah yang memadai didalam gereja, ingin agar tidak ada anak-anak yang bergizi buruk, ingin agar tidak ada kursi-kursi yang berkarat, dsb.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Mari saling meneguhkan saudara seimanmu dengan membagikan kebenaran yang engkau dapatkan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4

