renungan jumat

JUMAT – KETAKUTAN RAJA HERODES

29 Desember 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 2:1-15

Kehidupan yang penuh kompetisi , itulah gambaran hidup dimasyarakat saat ini.  Semua segi kehidupan pasti ada persaingannya, kompetensi harus ditingkatkan agar daya kompetisi meningkat.  Orang berjuang untuk memenangkan kompetisi yang semakin hari semakin ketat.  Pertanyaannya bagaimana perasaan saudara ketika sudah nyaman diposisi puncak, tiba-tiba terdengar ada saingan yang akan datang, merebut posisi itu?

Dalam perikop ini, dikatakan bahwa kehadiran Yesus untuk tinggal bersama dengan manusia memberikan dampak yang besar kepada raja Herodes, dikatakan bahwa Herodes terkejut beserta seluruh Yerusalem.  Sebagai seorang raja pada saat itu, dia dikejutkan dengan berita yang dibawa oleh orang Majus yang sedang mencari raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu, dan berita ini  menggangu kedudukannya pada saat itu, ada raja lain selain dia, apalagi dia dengar bahwa orang Majus itu datang untuk menyembah Raja yang lahir di Betlehem.  Herodes ketakutan, karena ada saingannya, Herodes tidak nyaman, terganggu karena kehadiran Yesus, Herodes tidak mau hal ini terjadi sehingga dia ingin mencari dan menemukan Anak yang baru lahir di Betlehem itu dan ingin membunuhnya. 

Herodes tidak suka kehadiran Yesus karena dia anggap saingannya atau dia tahu bahwa selama ini dia tidak menjalankan pemerintahannya dengan benar.  Respon ketakutan Herodes berbeda dengan ketakutan yang ditunjukkan oleh Maria. Herodes takut karena kekuasaannya terganggu, Maria takut karena merasa tidak layak dan tidak berdaya.  Dikatakan dalam ayat 13 “Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia”, Herodes benar-benar mencari dan ingin membunuh Yesus yang baru lahir sebagai manusia.

Kita perlu belajar dan menyelidiki hati kita, adakah kehadiran Yesus malah mengganggu kenyamanan kita? Adakah kehadiran Yesus membuat hidup kita terganggu?  Adakah ketika Yesus hadir, kita memberikan persembahan yang terbaik baginya? Orang Majus mempersembahkan emas, kemenyaan dan mur; Maria mempersembahkan hidupnya untuk kelahiran Yesus.  Mari kita persembahkan apa yang kita miliki dan hidup kita kepada Yesus. 

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4