Renungan firman

RABU : KASIH – SABAR MENANGGUNG SEGALA SESUATU

14 Februari 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 1 Korintus 13:6-7

Mengasihi orang baik, menyenangkan dan yang juga mengasihi kita bukanlah hal yang sulit. Matius 5:46 berkata “Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu?” Bukankah pemungut cukai juga demikian?” Mengasihi orang baik itu tidak susah. Orang yang tidak mengenal Tuhan pun mampu melakukannya (Matius 5:47)
Kenyataannya, sebagai anak Tuhan sekalipun terkadang kita bisa mengeluh juga ketika bertemu dengan orang-orang yang sulit dan tidak menyenangkan (perilaku buruk)
Ya memang dimana pun kita berada (termasuk di gereja) kita akan bertemu dengan orang-orang yang sulit dikasihi. Ya Tuhan memakai friksi-friksi untuk membuat kita bertumbuh dalam mengasihi (khusus nya dalam ketulusan, dan penerimaan), membangun karakter agar kita lebih sabar, lebih tulus, lebih bertekun , lebih mengampuni, yang intinya membangun mindset go extra mile, khusus mengasihi orang yang sulit kasihi.

Mengasihi tidak mudah, karena tidak hanya teori atau dibicarakan saja, tetapi perlu ketekunan. Maksudnya mengasihi membutuhkan ketekunan adalah orang-orang yang sulit dikasihi, bukanlah barang (yang jika kehadiran bikin ribet dan susah lantas kita tinggal buang atau tinggal pecat)
Kita membutuhkan introspeksi diri, apakah sikap kita telah memicu orang lain bersikap menyebalkan. Jika ya, maka perbaiki diri kita terlebih dulu. Jika tidak, mungkin inilah waktunya untuk kita memperluas kapasitas kasih kita dengan terus bersabar (bertekun dalam kesabaran)

REFLEKSI DIRI :

Ia (kasih) tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, Sabar menanggung segala sesuatu (1 Korintus 13:6-7)

YANG HARUS DILAKUKAN :

Dalam pergaulan kita dengan mereka yang sulit mengasihi. Dibutuhkan kesabaran dan ketekunan, dan kasih itu sendiri yang membuat kita sabar menanggung segala sesuatu. Kasih itu membuat kita sabar untuk menunggu orang lain berproses.

HIKMAT HARI INI :

Tuhan pun tahu bahwa mengasihi itu sangat berat, mengasihi membutuhkan kesabaran dan ketekunan, makanya Ia menjadikan diriNya contoh atau model terlebih dulu tentang kasih yang sabar terhadap orang lain.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4