10 Juni 2021
By : Pdm. Rudy Langitan
Mazmur 15:1-5, dan Mazmur 84:12
Pemazmur bertanya: “Siapakah yang boleh menumpang di kemah Tuhan yang kudus?” Adalah orang yang berlaku tidak bercela, melakukan sesuatu yang adil, yang mengatakan kebenaran, tidak menyebarkan fitnah…. (Mazmur 15:1-3), atau singkatnya hidup dalam kebenaran atau hidup tidak tercelah. Inilah kekristenan yang normal! Jika iman kita benar maka secara otomatis akan terefleksi dalam perbuatan yang seturut firman-Nya. Orang-orang inilah yang diperkenankan Tuhan menumpang di kemah-Nya dan diam di gunung-Nya yang kudus; dan terhadap orang-orang yang hidup tidak bercela ini Tuhan akan menyatakan kebaikan-Nya seperti tertulis: “Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.” (Mazmur 84:12).

MENEMUKAN (M1)
Renungan pagi ini, Mazmur 15 :1-5, dan Mazmur 84:12 memberikan kita pengertian bahwa, ada syarat atau kondisi agar kita dapat tinggal dalam kemah Tuhan yang kudus.
Pertanyaan :
- Kualitas hidup seperti apa yang Allah rindukan kepada kita agar kita senantiasa hidup dan tinggal dalam kemahNya yang kudus, (lihat Mazmur 15:2)
- Apa yang Tuhan sediakan ketika kita hidup tak bercelah? (Mazmur 84:12)
MERENUNGKAN (M2)
Ketika semua orang mencoba mengandalkan kekuatan manusia dan kemampuannya untuk bertahan dalam ancaman pandemi dan krisis ekonomi, tetapi perenungan hari ini memberikan kita pengertian dan hikmat bahwa Tuhanlah tempat perlindungan yang teguh, Dialah matahari (sumber) dan perisai (perlindungan), bahkan kasih dan kemuliaan (kemenangan) Ia berikan dan Ia tidak menahan kebaikanNya bagi kita, Haleluya

MELAKUKAN (M3)
Ketika kita mau menjaga hidup agar tidak bercelah (Perbendaharaan hati yang murni/kudus) dan hidup dalam kebenaran (dimerdekakan oleh kebenaranNya), maka kita tidak goyah (goncang) selama-lamanya. “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan” (Amsal 4:23)
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman ketika engkau menjaga hatimu dengan segala kewaspadaan, berkat-berkat apa saja yang engkau peroleh, ceritakan ya kepada saudara-saudaramu dan jangan lupa kesaksian di komunitas sel mu.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

