KAMIS – PAHLAWAN YANG GAGAH BERANI!

05 Agustus 2021

By : Pdm. Rudy Langitan
Hakim-hakim 6 :1-40

PENGANTAR

Dalam Hakim-Hakim 6 :1-40. Pada suatu masa bangsa Israel ditindas oleh suku Midian dan sekutunya Amalek. Orang-orang Midian dan Amalek menghancurkan seluruh ternak dan tanaman/hasil pertanian bangsa Israel sehingga mereka hidup melarat dan hanya mampu bersembunyi di balik gunung-gunung maupun gua-gua. Lalu Tuhan mengutus MalaikatNya untuk menemui Gideon di bawah pohon Tarbantin di Ofra (kepunyaan Yoas-ayah Gideon), dan menyampaikan firman pada Gideon bahwa Tuhan memilih dirinya untuk mengalahkan orang Midian dan Amalek (ay 11-12). Gideon bukanlah seorang panglima perang yang gagah berani, dia bukan juga seorang pemimpin. Gideon hanyalah seorang yang paling muda dari suku yang paling kecil diantara suku-suku yang ada. (ay 15). Gideon sesungguhnya orang takut dan gentar, ia bersembunyi, ia mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur.

MENEMUKAN (M1)

Dan ketika Malaikat menyampaikan firman kepada Gideon. “Apa yang menjadi reaksi atau respon dari Gideon?”. Catat, hal-hal apa saja yang dikeluhkan oleh Gideon (lihat ayat 13) :………………………
Dan ketika Tuhan meneguhkan Gideon di ayat 14, Hal-hal apa lagi yang kemudian dikeluhkan kembali oleh Gideon? (Lihat ayat 15) :…………………….
Dan tanda-tanda apa yang dituntut oleh Gideon sebagai tanda penyertaan Tuhan ? (Lihat ayat 17-18,36-37) “………………………

MERENUNGKAN (M2)

Diawali dengan keraguan dan penuh tuntutan, tetapi kemudian Gideon mengerti bahwa Ia sedang mengalami perjumpaan Ilahi, dan kemudian ia mendirikan mezbah dengan menamainya “Tuhan itu keselamatan”. Perjumpaan dengan Tuhan itu membawa perubahan (transformasi) atas Gideon dari seorang peragu dan penakut menjadi seorang pahlawan yang gagah berani. Allah mengubah Gideon dari dalam keluar, Tuhan juga membawa Gideon keluar dari zona persembunyian (zona nyaman) dan kemudian memiliki seorang mental pahlawan. Tuhan-lah terlebih dulu memanggil Gideon dengan panggilan “pahlawan yang gagah berani” (ay 12). Allah mengenapi janjiNya pada Gideon, Dalam Hakim Hakim 8: 28 “Demikianlah orang Midian tunduk kepada orang Israel dan tidak dapat menegakkan kepadanya lagi, maka amanlah negeri itu 40 tahun lamanya pada zaman Gideon”
Perjumpaan dengan Allah membawa kita memiliki roh sebagai seorang pahlawan.

MELAKUKAN (M3)

Jika hari ini engkau merasa sebagai seorang pecundang, tidak memiliki kepercayaan diri, lemah mental, selalu berfokus pada keterbatasan (limitation) mengalami mental blocking, tidak ada cara lain yang dapat mengubah hidupmu kecuali engkau harus mengalami perjumpaan dengan Allah (Divine Encounter). Perjumpaan dengan Allah akan membebaskan engkau dari roh ketakutan, roh kegagalan, perasaan minder dan inferior. Roh Keperkasaan itu ada diantara mu, Zefanya 3 :17a ”Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan.” Dan engkau pasti bangkit menjadi lebih dari pemenang dalam segala perkara (Roma 8:37)
“Bagaimana kita mengalami perjumpaan dengan Allah?” Tidak ada cara yang lebih sederhana untuk mengalami perjumpaan dengan Dia, kecuali dengan bersekutu intim dengan Dia, dalam saat teduh, komsel, persekuan doa, ibadah minggu bahkan dimana pun kita berada kita selalu merasa “Ia ada di dalam kita dan kita ada di dalam Dia”.

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pada semua saudaramu/pada banyak orang, kemenangan-kemenangan yang engkau alami ketika engkau mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam keseharian hidupmu, bahkan ceritakan bagaimana Tuhan membela engkau dalam segala pergumulan yang engkau hadapi, mau saudara?

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47