23 Agustus 2021
By : Pdt. Santoso S. Hutabarat
Roma 15:5-6
A. PENGANTAR
Kerukunan adalah satu kualitas yang sangat baik di dalam kehidupan bersama dalam satu ikatan hubungan, baik hubungan formal maupun hubungan tidak formal. Secara Alkitabiah, kualitas ini dimiliki oleh Allah kita. Kualitas ini terlihat dalam Ketritunggalan Allah yakni Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Satu kunci sangat penting adalah Ketritunggalan Allah terdiri dari tiga pribadi yang berbeda yakni Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus, tetapi ketiganya memiliki kesamaan hakekat sebagai Allah. Kesamaan hakekat inilah yang senantiasa mengikat permanen dan kekal serta selalu memiliki pemikiran yang sama diantara Pribadi Allah tentang dunia dan isinya.
Kata kunci kerukunan berasal dari kata Yunani, yakni homothumadon, yang dalam Bahasa Inggris (Versi Amplified Version) disebut “with One mind”/ “with one accord” yang artinya ‘satu pikiran’. Kunci terciptanya kerukunan antara suami dan istri, kakak dan adik, teman dengan teman, adalah dimulai dalam tingkat pemikiran atau berada dalam satu sudut pandang terhadap satu masalah. Musa dan bangsa Israel seringkali konflik sehingga selama perjalanan dari Mesir ke Kanaan tidak terjadi suasana kerukunan. Mengapa? Karena tidak ada kesamaan pemikiran antara Musa dan bangsa Israel tentang arti dan tujuan ke tanah perjanjian.

Kerukunan adalah berkat dari Tuhan, sebagai pemberian kepada anak-anakNya. Namun hal tersebut tidak diterima sebagai hadiah semata. Ada bagian Tuhan dan ada bagian anak-anakNya. Bagian anak Tuhan adalah menyadari kuasa perpecahan sudah digantikan dengan kuasa kerukunan dalam kesatuan, di kayu salib. Kesadaran itu harus diwujudnyatakan dengan iman dan tidakan yang nyata. Dimana? Di rumah , di gereja lokal, di dunia kerja dan komunitas dimana kita berada.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Roma 15:5-6
- Dari siapakah kerukunan itu diperoleh? (ayat 5)
- Apakah dampak menerima kerukunan? (ayat 6)
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Sejauh mana pentingnya kerukunan hubungan antara orang-orang yang sangat dekat dengan Anda?

B.3. MELAKUKAN (M3)
Sejauh mana pentingnya kerukunan hubungan antara orang-orang yang sangat dekat dengan Anda?
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Tunjukkan kemenangan Anda atas ketidakharmonisan dengan orang lain.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

