KAMIS – BUKAN UNTUK MENJADI EKSKLUSIF

16 Desember 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yesaya 6:5-7

A. PENGANTAR

Nats pembacaan ayat di atas, menjelaskan bahwa sebagaimana arti kudus adalah dikhususkan atau dipisahkan dari dunia untuk menjadi pengikut Kristus. Pernyataan ini tidak berarti bahwa setiap orang Kristen yang telah ditebus oleh darah Yesus Kristus, yang menjadi milik Allah selamanya, menjadi eksklusif dan tidak mau bergaul dengan orang-orang yang bukan Kristiani ,di dalam kehidupan sehari-hari di dunia. Menjadi kudus oleh anugerah Allah, bermakna dengan keperbedaan nilai dengan orang-orang dunia, akan menjadikan kuasa kekudusan tersebut sebagai kekuatan untuk menjadi teladan kesucian dalam dunia (I Tim 4:12).

Karakter kekudusan anak-anak Tuhan adalah cerita hidup tentang pengalaman tanpa kompromi dengan dosa dari anak-anakNya, kepada semua kelompok masyarakat. Di dalamnya terkandung kebenaran yang diperjuangkan dengan iman untuk menjadi realitas kesucian hidup (Yoh 17:17). Ada kesempatan untuk menjasi saksi Kristus melalui pengalaman yang diperjuangkan untuk hidup dalam kesucian (Ibrani 12:14).

B. PEMBELAJARAN
B.1. Menemukan

Bacalah : Yohanes 17:14-15
1. Apakah yang Yesus katakan tentang murid-muridNya ? (Yoh 17:15)
2. Siapakah yang bukan dari dunia? (ayat 14)

B.2. Merenungkan

Menurut Anda, bahwa manusia yakni murid-muridNya bukan berasal dari dunia (dalam Yoh 17:14). Bagaimana Anda memahaminya?

B.3. Melakukan

Teruslah berjuang untuk menjalankan kekudusan mulai dari rumah Anda.

B.4. Membagikan

Ceritakanlah bagaimana Anda berjuang tanpa henti dan tanpa kompromi terhadap dosa, kepada rekan-rekan terdekat Anda.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47