17 Desember 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yohanes 16:13; Yohanes 17:17,19
A. PENGANTAR
Roh Kudus yang dicurahkan pada hari Pentakosta dan masa kini adalah Roh yang disebut Roh Kebenaran. Kebenaran yang dimaksud berasal dari kata Yunani yakni “Alḗtheia”, yang artinya orisinilitas, pengalaman sebagai karya Tuhan dan pewahyuan (“authenticity,” “divine reality,” “revelation”). Kebenaran dari Allah lewat Roh Kudus adalah “absolute” sebagai kebenaran yang datangnya dari Tuhan yang sangat menjamin dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Kebenaran Tuhan bukanlah pengetahun dan informasi semata yang didengar oleh telinga dan dilihat oleh mata jasmani manusia, tetapi kebenaran Ilahi adalah pewahyuan dari firman Tuhan yang tertulis.
dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. (Fil 3:9)
Hidup kita tidak akan menjadi kudus secara aktif (Ibrani 12:14), jikalau kita hanya mengetahui Alkitab atau menghafalkan saja dari ayat tertentu. Sebab Tuhan akan menuntut umatnya yang mengetahui dan mengerti janji-janjiNya untuk mentaati firmanNya. Pengertian kita akan firman Tuhan, akan menggerakkan kita untuk menjadi pelaku. Sebab dengan kuasa dan kemampuan Tuhan itulah manusia menjadi produktif atau selalu menghasilkan buah-buah kebenaran (Maz 1:1-3). Roh Kudus, akan mewahyukan semua kebenaran kepada kita. Itu sebabnya pada saat kita berkomitmen mau memelihara kekudusan diri melalui ketaatan pada firmanNya, beri ruang pada Roh Kudus seluas-luasnya dalam mengejar kekudusan, yakni membangun hidup yag kudus.

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. (Ibrani 12:14).
Berjalanlah selalu dalam kuasa Roh Kebenaran, maka Anda akan selalu bertindak benar.
B. PEMBELAJARAN
B.1. Menemukan
Bacalah : Yohanes 16:13; Yohanes 17:17,19
1. Siapakah Roh Kudus itu? (Yohanes 16:13).
2. Kemana Roh Kudus menuntun kita? (Yohanes 16:13).
3. Siapakah yang dikuduskan dalam kebenaran? (Yohanes 17:17,19)
B.2 Merenungkan
Ada orang yang berusaha menjaga perkataannya agar selalu bena (tidak cemar). Tetapi seringkali gagal. Apa yang diinginkan tidak sama dengan apa yang diperkatakan. Menurut Anda, apakah kaitannya dengan makna “dikuduskan dalam kebenaran” (Yoh 17:19)?

B.3. Melakukan
Kunci utama perubahan hidup secara aktif dari semua hal yang tidak kudus menuju kepada kehidupan suci atau benar, adalah keterbukaan dan kesediaan dipimpin oleh Roh Kudus kepada kebenaran, karena manusia dikuduskan dalam kebenaran. Bangunlah gaya hidup berkomunikasi kapada Tuhan dan melakukan setiap firman Tuhan secara konsisten, maka kebiasaan itu akan menjadikan hidup Anda dikuduskan dalam kebenaran.
B.4. Membagikan
Bersaksilah setiap pengalaman hidup Anda di dalam membangun hidup Anda ke arah Kristus, kepada orang-orang yang paling membutuhkan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

