SELASA – HIDUP ANAK ALLAH – MATI TERHADAP DAGING

05 April 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Gal 2:19b-20; Roma 8:5

A. PENGANTAR

Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup,

Mengapa kita harus mati terhadap daging?
Perhatikanlah ayat berikut :

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh (Roma 8:5)
Kata Daging berasal dari kata Yunani “Sarx”, yang dipakai untuk menyatakan keadaan manusia sebagai makhluk lemah serta berdosa. Dan keadaan itu menentukan seluruh kehidupannya lahir batin. Seringkali kata “sarx” dipertentangkan dengan Roh Allah yang membebaskan manusia dari penaklukannya kepada dosa.

Ayat lain yang menjelaskan kata “daging” adalah
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. (Yoh 6:63)

Dari sudut pandang Firman Tuhan Daging “sarx” adalah sesuatu yang menjelaskan tentang sifat atau tabiat yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Kekristenan adalah Firman Tuhan dan Firman Tuhan adalah Yesus Kristus yang adalah Roh. Itu sebabnya untuk untuk dapat hidup bagi Yesus haruslah hidup oleh Roh, bukan oleh sifat kedagingan (“sarx”), sebab area kedagingan adalah area iblis bekerja.

Bagaimana kita dapat mati terhadap daging? Caranya gampang yakni hiduplah di dalam Roh. Bagaimana hidup di dalam Roh? Alkitab menjelaskan,
mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. (Roma 8:5)

Hidup dalam Roh adalah berpikir tentang Kristus, segala konsep berpikir Yesus dan bagaimana Yesus Hidup dengan emosi yang sehat demikianlah kita seharusnya hidup dalam Roh (Kol 3:1-2; Flp 2:5).
Ketika hidup kita dikuasai oleh prinsip-prinsip kebenaran maka, kedagingan (“sarx”) tidak akan pernah bertumbuh bahkan tidak dapat berdiam lagi dalam jiwa dan tubuh kita.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Gal 2:19b-20; Roma 8:5

  1. Aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan…. (Gal 2:20)
  2. Mereka yang hidup menurut daging memikirkan …. Mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan… (Rom 8:5)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apakah yang Anda pahami dengan mati terhadap hal-hal yang bersifat kedagingan? Bagaimana cara Anda memikirkan hal-hal yang dari Roh?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Buatlah langkah praktis hidup di dalam roh, dengan mendisplinkan diri dalam mengatasi pikiran negatif (toksik).

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Bersaksilah akan pertolongan Tuhan sehingga Anda dapat menunjukkan bahwa Anda adalah anak-anak Allah.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47